Layanan Paliatif Onkologi di Rumah: Mengulas Pengertian Perawatan Paliatif dan Alasan Kenapa Sebaiknya Dilakukan di Rumah Saja


Saat ini, penyakit kanker menjadi salah satu penyakit berbahaya yang kerap menyerang tubuh manusia. Hampir setiap tahun, jumlah penderita penyakit ini selalu mengalami peningkatan. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, mulai dari faktor genetic (keturunan), pengaruh lingkungan, gaya hidup yang tidak sehat, obesitas, dan masih banyak lagi. Meskipun beberapa penyakit kanker bisa disembuhkan, namun ada juga kondisi yang mengakibatkan penyakit ini tidak lagi bisa disembuhkan dan berujung pada kematian. Saat kondisi kanker sudah mencapai stadium akhir, dokter biasanya menyarankan pasien untuk melakukan perawatan paliatif. Perawatan ini bisa dilakukan di rumah sakit, namun umumnya lebih disarankan melakukan layanan paliatif onkologi di rumah.

Bagi yang belum mengetahui, perawatan paliatif merupakan perawatan yang bisa diberikan pada pasien yang menderita penyakit kronis dengan stadium lanjut dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Peningkatan hidup pasien dilakukan dengan cara pendekatan dari segi psikologis, psikososial, mental, serta spiritual pasien, sehingga pasien bisa lebih tenang, bahagia, dan nyaman dalam menjalani pengobatan. Selain pada pasien kanker, perawatan paliatif juga diberikan pada mereka yang menderita penyakit tertentu, seperti penyakit HIV/AIDS, Alzheimer, diabetes, penyakit cardiovascular, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, perawatan paliatif sudah mulai banyak diberikan pada mereka yang menderita penyakit kronis stadium akhir seperti kanker. Seperti yang kita ketahui, penyakit kanker merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bisa membawa dampak yang tidak sedikit pada penderitanya. Tidak hanya dampak dari segi kesehatan saja, seseorang yang terkena kanker juga bisa mengalami gangguan dari emosi dan sosial, serta berbagai dampak lainnya. 

Pada pasien kanker stadium akhir, biasanya akan mengalami berbagai gangguan fisik, seperti nyeri, tidak nafsu makan, susah tidur, napas pendek-pendek, dan merasa sakit pada perut. Sehingga untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan konseling gizi, terapi fisik, serta memberikan teknik bagaimana mengambil nafas dalam-dalam agar tubuh lebih rileks. Selain gangguan fisik, penderita kanker juga kerap mengalami gangguan emosi dan sosial, seperti rasa takut, sedih, marah, emosi tidak terkontrol, serta depresi. 

Masalah finansial juga kerap melanda ketika seseorang terserang penyakit kanker. Sehingga hal ini juga perlu diperhatikan, disamping juga memperhatikan dari segi fisik dan mental penderita. Karena memang bisa dipastikan penyakit serius seperti kanker membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar. Oleh karena itu, melalui perawatan paliatif tim perawat akan menjelaskan mengenai seberapa besar biaya yang diperlukan untuk pengobatan, sebelum pengobatan ini dilakukan. Selain itu, juga akan diberikan konseling tentang keuangan. 

Dengan melakukan perawatan paliatif, berbagai manfaat ini akan didapatkan oleh pasien dan keluarganya, yaitu:

  • Meningkatkan kualitas hidup dan menganggap kematian sebagai suatu proses yang normal.
  • Tidak untuk mempercepat ataupun menunda kematian.
  • Membantu menghilangkan nyeri dan berbagai keluhan lain yang mengganggu.
  • Upaya agar pasien kanker tetap aktif hingga akhir hayatnya.
  • Berusaha membantu mengatasi suasana duka pada keluarga pasien. 

Untuk saat ini ada beberapa rumah sakit yang sudah memiliki layanan perawatan paliatif bagi pasien kanker. Namun jika tidak bisa mendapatkan layanan ini dari rumah sakit terdekat, sudah banyak penyedia layanan paliatif onkologi di rumah, salah satunya melalui Aido. Aido merupakan platform kesehatan pintar dan terintegrasi yang mampu memberikan layanan kesehatan berkualitas, yang mana sudah didukung dengan tenaga kerja professional di bidangnya yang akan datang langsung ke rumah dan memiliki harga terjangkau. 

No comments for "Layanan Paliatif Onkologi di Rumah: Mengulas Pengertian Perawatan Paliatif dan Alasan Kenapa Sebaiknya Dilakukan di Rumah Saja"